Wuku Jawa: Daftar 30 Wuku & Siklus Pawukon
Diperbarui 4 September 2026
Wuku adalah siklus tiga puluh pekan khas penanggalan Jawa. Setiap wuku berlangsung tujuh hari, membentuk satu putaran penuh selama 210 hari sebelum kembali ke wuku pertama, Sinta.
Apa itu wuku
Wuku adalah pembagian waktu dalam penanggalan Jawa yang terdiri dari tiga puluh pekan berurutan. Setiap wuku memiliki nama tersendiri dan berlangsung selama tujuh hari. Konsep ini berakar dari penanggalan Saka, jauh sebelum reformasi kalender oleh Sultan Agung pada 1633. Untuk gambaran menyeluruh, lihat panduan Kalender Jawa.
Berbeda dengan pasaran yang berulang setiap lima hari, atau weton yang berulang setiap 35 hari, wuku memiliki siklus yang jauh lebih panjang: 210 hari. Wuku berjalan berdampingan dengan siklus-siklus lain dalam penanggalan Jawa, bukan menggantikannya.
Halaman ini menjelaskan sistem wuku dan urutannya. Penafsiran budaya atas masing-masing wuku dapat berbeda antar daerah dan tradisi; halaman ini berfokus pada sistem penanggalannya.
Siklus 210 hari
Tiga puluh wuku, masing-masing tujuh hari, berputar tanpa henti.
Bagaimana siklus bekerja
Siklus dimulai dari wuku pertama, Sinta, dan berlanjut hingga wuku ketiga puluh, Watugunung. Setelah itu siklus kembali ke Sinta. Karena 30 wuku dikali 7 hari sama dengan 210 hari, satu putaran penuh memakan waktu sekitar tujuh bulan.
Hari ini berada pada wuku Wuye, urutan ke-22, yang berlangsung 30–5 September 2026. Wuku berikutnya adalah Manahil.
Hubungan wuku dengan weton
Bagaimana wuku menempati posisinya dalam keseluruhan sistem penanggalan Jawa.
Penanggalan Jawa tersusun berlapis. Hari Masehi dan pasaran digabung membentuk weton; nilai keduanya dijumlahkan menjadi neptu. Wuku adalah lapisan siklus yang lebih besar yang berjalan bersamaan dengan semuanya.
Satu tanggal Jawa karena itu memiliki weton dan wuku sekaligus — keduanya siklus terpisah yang kebetulan bertemu pada hari yang sama. Weton berulang setiap 35 hari, sedangkan wuku berulang setiap 210 hari. Pelajari lebih lanjut di Apa Itu Weton dan Neptu Jawa.
Daftar 30 wuku
Urutan lengkap dari Sinta hingga Watugunung. Klik baris untuk membuka halaman wuku beserta watak dan maknanya. Wuku hari ini disorot.
| No | Wuku | No | Wuku |
|---|---|---|---|
| 1 | Sinta | 16 | Pahang |
| 2 | Landep | 17 | Kuruwelut |
| 3 | Wukir | 18 | Marakeh |
| 4 | Kurantil | 19 | Tambir |
| 5 | Tolu | 20 | Madangkungan |
| 6 | Gumbreg | 21 | Maktal |
| 7 | Warigalit | 22 | Wuye hari ini |
| 8 | Warigagung | 23 | Manahil |
| 9 | Julungwangi | 24 | Prangbakat |
| 10 | Sungsang | 25 | Bala |
| 11 | Galungan | 26 | Wugu |
| 12 | Kuningan | 27 | Wayang |
| 13 | Langkir | 28 | Kulawu |
| 14 | Mandasiya | 29 | Dukut |
| 15 | Julungpujud | 30 | Watugunung |
Urutan ini adalah siklus, bukan sekadar daftar — setelah Watugunung, kembali ke Sinta:
Wuku hari ini
Perhitungan wuku dihitung otomatis dari mesin kalender dan telah diuji: 30 wuku, berulang tepat setiap 210 hari. Tanggal Jawa hari ini: 21 Mulud Be 1960.
Ringkasan cepat
Panduan terkait
Pertanyaan yang sering diajukan
Wuku adalah satuan pekan dalam sistem pawukon Jawa. Ada 30 wuku, masing-masing berlangsung 7 hari, sehingga satu siklus penuh berlangsung 210 hari (30 dikali 7).
Ada 30 wuku dalam pawukon Jawa, mulai dari Sinta hingga Watugunung. Setiap wuku berlangsung 7 hari.
Satu siklus wuku (pawukon) berlangsung 210 hari, yaitu 30 wuku dikali 7 hari, sebelum kembali ke wuku pertama Sinta.
Wuku hari ini adalah Wuye, wuku ke-22 dari 30.
Wuku dan weton adalah dua siklus terpisah yang berjalan bersamaan. Weton berulang setiap 35 hari, sedangkan wuku berulang setiap 210 hari. Satu tanggal memiliki weton sekaligus wuku.
Wuku pertama adalah Sinta dan wuku terakhir adalah Watugunung. Setelah Watugunung, siklus kembali ke Sinta.
Wuku digunakan untuk mengetahui watak kelahiran dan menentukan hari baik dalam tradisi Jawa, seperti untuk acara penting dan keperluan adat.
Konsep wuku berakar dari penanggalan Saka yang dipakai di Jawa sebelum reformasi kalender oleh Sultan Agung pada 1633.