Ornamen wuku Jawa

Wuku Galungan — Watak, Arti & Maknanya

Wuku Galungan adalah wuku ke-11 dari 30 wuku dalam siklus pawukon Jawa. Berikut watak, dewa pelindung, dan makna wuku Galungan menurut primbon Jawa.

Ringkasan Wuku Galungan

Urutan
Ke-11 dari 30
Dewa
Bathara Kamajaya
Pohon
Tangan
Burung
Bido
📅 Wuku Galungan berikutnya berlangsung pada 10 Januari 2027 sampai 16 Januari 2027.

Watak dan Karakter Wuku Galungan

Setia, pecinta, dan berwibawa. Bicaranya diterima orang dan suka tinggal di rumah. Kadang mudah marah pada keluarga dan jalan pikirannya berbeda dari umum.

Dalam tradisi pawukon, watak wuku memengaruhi orang yang lahir pada pekan wuku tersebut. Namun ini adalah panduan budaya, bukan penentu pasti sifat seseorang.

Dewa Pelindung: Bathara Kamajaya

Wuku Galungan dinaungi oleh Bathara Kamajaya. Dalam tradisi Jawa, dewa penaung wuku melambangkan sifat dan energi yang menyertai pekan tersebut.

Lambang Wuku Galungan

Setiap wuku memiliki lambang berupa pohon dan burung. Wuku Galungan berlambang pohon Tangan dan burung Bido, yang masing-masing menggambarkan karakter khas wuku ini.

Hari Baik dan Kurang Baik

Baik: Baik untuk bertapa, mengunjungi kerabat, dan berguru ilmu.

Kurang baik: Kurang baik untuk menanam bambu dan bepergian jauh.

Iklan akan ditampilkan di sini setelah AdSense aktif

Apa Itu Wuku?

Wuku adalah siklus pekan dalam kalender Jawa yang berjumlah 30 wuku. Satu siklus penuh (pawukon) berlangsung selama 210 hari, karena setiap wuku berlangsung 7 hari.

Wuku banyak digunakan untuk menentukan hari baik, watak kelahiran, dan keperluan adat. Untuk mengetahui wuku hari ini, kunjungi halaman weton hari ini.

Catatan Penting

Informasi watak dan makna wuku di atas adalah bagian dari tradisi budaya Jawa yang diwariskan turun-temurun. Konten ini disajikan untuk pelestarian budaya dan pembelajaran, bukan sebagai ramalan pasti.

Wuku Lainnya

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Wuku Galungan adalah wuku ke-11 dari 30 wuku dalam siklus pawukon Jawa.

Setia, pecinta, dan berwibawa. Bicaranya diterima orang dan suka tinggal di rumah. Kadang mudah marah pada keluarga dan jalan pikirannya berbeda dari umum.

Wuku Galungan dinaungi oleh Bathara Kamajaya dalam tradisi pawukon Jawa.

Setiap wuku berlangsung selama 7 hari. Seluruh 30 wuku membentuk siklus pawukon selama 210 hari.