Ornamen wuku Jawa

Wuku Madangkungan — Watak, Arti & Maknanya

Wuku Madangkungan adalah wuku ke-20 dari 30 wuku dalam siklus pawukon Jawa. Berikut watak, dewa pelindung, dan makna wuku Madangkungan menurut primbon Jawa.

Ringkasan Wuku Madangkungan

Urutan
Ke-20 dari 30
Dewa
Bathara Basuki
Pohon
Plasa
Burung
Pundhuh
📅 Wuku Madangkungan berikutnya berlangsung pada 16 Agustus 2026 sampai 22 Agustus 2026.

Watak dan Karakter Wuku Madangkungan

Berwibawa, penuh tanggung jawab, dan suka melindungi. Pemberani dan dapat diandalkan, tetapi kadang menyimpan beban sendiri.

Dalam tradisi pawukon, watak wuku memengaruhi orang yang lahir pada pekan wuku tersebut. Namun ini adalah panduan budaya, bukan penentu pasti sifat seseorang.

Dewa Pelindung: Bathara Basuki

Wuku Madangkungan dinaungi oleh Bathara Basuki. Dalam tradisi Jawa, dewa penaung wuku melambangkan sifat dan energi yang menyertai pekan tersebut.

Lambang Wuku Madangkungan

Setiap wuku memiliki lambang berupa pohon dan burung. Wuku Madangkungan berlambang pohon Plasa dan burung Pundhuh, yang masing-masing menggambarkan karakter khas wuku ini.

Hari Baik dan Kurang Baik

Baik: Baik untuk memimpin, melindungi, dan menjaga amanah.

Kurang baik: Kurang baik untuk memikul terlalu banyak beban sekaligus.

Iklan akan ditampilkan di sini setelah AdSense aktif

Apa Itu Wuku?

Wuku adalah siklus pekan dalam kalender Jawa yang berjumlah 30 wuku. Satu siklus penuh (pawukon) berlangsung selama 210 hari, karena setiap wuku berlangsung 7 hari.

Wuku banyak digunakan untuk menentukan hari baik, watak kelahiran, dan keperluan adat. Untuk mengetahui wuku hari ini, kunjungi halaman weton hari ini.

Catatan Penting

Informasi watak dan makna wuku di atas adalah bagian dari tradisi budaya Jawa yang diwariskan turun-temurun. Konten ini disajikan untuk pelestarian budaya dan pembelajaran, bukan sebagai ramalan pasti.

Wuku Lainnya

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Wuku Madangkungan adalah wuku ke-20 dari 30 wuku dalam siklus pawukon Jawa.

Berwibawa, penuh tanggung jawab, dan suka melindungi. Pemberani dan dapat diandalkan, tetapi kadang menyimpan beban sendiri.

Wuku Madangkungan dinaungi oleh Bathara Basuki dalam tradisi pawukon Jawa.

Setiap wuku berlangsung selama 7 hari. Seluruh 30 wuku membentuk siklus pawukon selama 210 hari.