Wuku Madangkungan — Watak, Arti & Maknanya
Wuku Madangkungan adalah wuku ke-20 dari 30 wuku dalam siklus pawukon Jawa. Berikut watak, dewa pelindung, dan makna wuku Madangkungan menurut primbon Jawa.
Bagian dari siklus Pawukon 210 hari
Diperbarui 26 Juli 2026
Wuku saat ini: Maktal
Ringkasan Wuku Madangkungan
Watak dan Karakter Wuku Madangkungan
Berwibawa, penuh tanggung jawab, dan suka melindungi. Pemberani dan dapat diandalkan, tetapi kadang menyimpan beban sendiri.
Dalam tradisi pawukon, watak wuku memengaruhi orang yang lahir pada pekan wuku tersebut. Namun ini adalah panduan budaya, bukan penentu pasti sifat seseorang.
Dewa Pelindung: Bathara Basuki
Wuku Madangkungan dinaungi oleh Bathara Basuki. Dalam tradisi Jawa, dewa penaung wuku melambangkan sifat dan energi yang menyertai pekan tersebut.
Lambang Wuku Madangkungan
Setiap wuku memiliki lambang berupa pohon dan burung. Wuku Madangkungan berlambang pohon Plasa dan burung Pundhuh, yang masing-masing menggambarkan karakter khas wuku ini.
Hari Baik dan Kurang Baik
Baik: Baik untuk memimpin, melindungi, dan menjaga amanah.
Kurang baik: Kurang baik untuk memikul terlalu banyak beban sekaligus.
Bagaimana Wuku Terhubung
Wuku adalah salah satu siklus dalam Kalender Jawa. Berikut hubungannya dengan weton, pasaran, dan neptu.
Apa Itu Wuku?
Wuku adalah siklus pekan dalam kalender Jawa yang berjumlah 30 wuku. Satu siklus penuh (pawukon) berlangsung selama 210 hari, karena setiap wuku berlangsung 7 hari.
Untuk mengetahui wuku hari ini, kunjungi Wuku & Weton Hari Ini, hitung lewat Cek Weton, atau pelajari Apa Itu Weton dan Kalender Jawa.
Catatan Penting
Informasi watak dan makna wuku di atas adalah bagian dari tradisi budaya Jawa yang diwariskan turun-temurun. Konten ini disajikan untuk pelestarian budaya dan pembelajaran, bukan sebagai ramalan pasti.
Lanjutkan Belajar
Terkait dengan Wuku Madangkungan
Wuku Lainnya
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Wuku Madangkungan adalah wuku ke-20 dari 30 wuku dalam siklus pawukon Jawa selama 210 hari.
Wuku Madangkungan berlambang pohon Plasa dan burung Pundhuh.
Wuku Madangkungan dinaungi oleh Bathara Basuki dalam tradisi pawukon Jawa.
Berdasarkan perhitungan pawukon, Wuku Madangkungan berikutnya berlangsung pada 14 Maret 2027 sampai 20 Maret 2027.