Ornamen wuku Jawa

Wuku Prangbakat — Watak, Arti & Maknanya

Wuku Prangbakat adalah wuku ke-24 dari 30 wuku dalam siklus pawukon Jawa. Berikut watak, dewa pelindung, dan makna wuku Prangbakat menurut primbon Jawa.

Ringkasan Wuku Prangbakat

Urutan
Ke-24 dari 30
Dewa
Bathara Bisma
Pohon
Tirisan
Burung
Urang-urangan
📅 Wuku Prangbakat berikutnya berlangsung pada 13 September 2026 sampai 19 September 2026.

Watak dan Karakter Wuku Prangbakat

Tegas, berani, dan pandai memimpin di masa sulit. Berjiwa ksatria dan rela berkorban, tetapi kadang terlalu keras pada diri sendiri.

Dalam tradisi pawukon, watak wuku memengaruhi orang yang lahir pada pekan wuku tersebut. Namun ini adalah panduan budaya, bukan penentu pasti sifat seseorang.

Dewa Pelindung: Bathara Bisma

Wuku Prangbakat dinaungi oleh Bathara Bisma. Dalam tradisi Jawa, dewa penaung wuku melambangkan sifat dan energi yang menyertai pekan tersebut.

Lambang Wuku Prangbakat

Setiap wuku memiliki lambang berupa pohon dan burung. Wuku Prangbakat berlambang pohon Tirisan dan burung Urang-urangan, yang masing-masing menggambarkan karakter khas wuku ini.

Hari Baik dan Kurang Baik

Baik: Baik untuk memimpin, berjuang, dan menyelesaikan masalah besar.

Kurang baik: Kurang baik untuk hal yang menuntut santai dan kompromi.

Iklan akan ditampilkan di sini setelah AdSense aktif

Apa Itu Wuku?

Wuku adalah siklus pekan dalam kalender Jawa yang berjumlah 30 wuku. Satu siklus penuh (pawukon) berlangsung selama 210 hari, karena setiap wuku berlangsung 7 hari.

Wuku banyak digunakan untuk menentukan hari baik, watak kelahiran, dan keperluan adat. Untuk mengetahui wuku hari ini, kunjungi halaman weton hari ini.

Catatan Penting

Informasi watak dan makna wuku di atas adalah bagian dari tradisi budaya Jawa yang diwariskan turun-temurun. Konten ini disajikan untuk pelestarian budaya dan pembelajaran, bukan sebagai ramalan pasti.

Wuku Lainnya

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Wuku Prangbakat adalah wuku ke-24 dari 30 wuku dalam siklus pawukon Jawa.

Tegas, berani, dan pandai memimpin di masa sulit. Berjiwa ksatria dan rela berkorban, tetapi kadang terlalu keras pada diri sendiri.

Wuku Prangbakat dinaungi oleh Bathara Bisma dalam tradisi pawukon Jawa.

Setiap wuku berlangsung selama 7 hari. Seluruh 30 wuku membentuk siklus pawukon selama 210 hari.