Ornamen wuku Jawa

Wuku Manahil — Watak, Arti & Maknanya

Wuku Manahil adalah wuku ke-23 dari 30 wuku dalam siklus pawukon Jawa. Berikut watak, dewa pelindung, dan makna wuku Manahil menurut primbon Jawa.

Ringkasan Wuku Manahil

Urutan
Ke-23 dari 30
Dewa
Bathara Citragotra
Pohon
Tanjung
Burung
Sapahi
📅 Wuku Manahil berikutnya berlangsung pada 6 September 2026 sampai 12 September 2026.

Watak dan Karakter Wuku Manahil

Berhati teguh, tahan menghadapi cobaan, dan setia. Sabar dan kuat, tetapi kadang menyimpan perasaan terlalu dalam.

Dalam tradisi pawukon, watak wuku memengaruhi orang yang lahir pada pekan wuku tersebut. Namun ini adalah panduan budaya, bukan penentu pasti sifat seseorang.

Dewa Pelindung: Bathara Citragotra

Wuku Manahil dinaungi oleh Bathara Citragotra. Dalam tradisi Jawa, dewa penaung wuku melambangkan sifat dan energi yang menyertai pekan tersebut.

Lambang Wuku Manahil

Setiap wuku memiliki lambang berupa pohon dan burung. Wuku Manahil berlambang pohon Tanjung dan burung Sapahi, yang masing-masing menggambarkan karakter khas wuku ini.

Hari Baik dan Kurang Baik

Baik: Baik untuk menjaga kesetiaan, bertahan, dan menanti hasil.

Kurang baik: Kurang baik untuk hal yang menuntut perubahan mendadak.

Iklan akan ditampilkan di sini setelah AdSense aktif

Apa Itu Wuku?

Wuku adalah siklus pekan dalam kalender Jawa yang berjumlah 30 wuku. Satu siklus penuh (pawukon) berlangsung selama 210 hari, karena setiap wuku berlangsung 7 hari.

Wuku banyak digunakan untuk menentukan hari baik, watak kelahiran, dan keperluan adat. Untuk mengetahui wuku hari ini, kunjungi halaman weton hari ini.

Catatan Penting

Informasi watak dan makna wuku di atas adalah bagian dari tradisi budaya Jawa yang diwariskan turun-temurun. Konten ini disajikan untuk pelestarian budaya dan pembelajaran, bukan sebagai ramalan pasti.

Wuku Lainnya

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Wuku Manahil adalah wuku ke-23 dari 30 wuku dalam siklus pawukon Jawa.

Berhati teguh, tahan menghadapi cobaan, dan setia. Sabar dan kuat, tetapi kadang menyimpan perasaan terlalu dalam.

Wuku Manahil dinaungi oleh Bathara Citragotra dalam tradisi pawukon Jawa.

Setiap wuku berlangsung selama 7 hari. Seluruh 30 wuku membentuk siklus pawukon selama 210 hari.